Saat itu, fadil dan ayahnya pergi ke suatu gunung yang indah, disana fadil sangat menikmati perjalanan bersama ayahnya, namun karena kerikil fadilpun terjatuh dan ia berteriak dengan kerasnya. "AAAAAHHHHHHH....." beberapa saat kemudian ia mendengar suara yang sama menirukan jeritannya tadi. ia pun penasaran dan menjerit kembali "Heiii..... siapa kamu???" dan kembali ia mendengar suara sama yang menirukannya. ia pun semakin penasaran dan kemudian ia bertanya pada ayahnya, "Ayah, mengapa setiap aku berteriak ada suara yang selalu menirukan suaraku?". "itulah yang disebut gaung nak, tapi itulah sebenarnya kehidupan, apa yang kita teriakkan dan upayakan, itulah yang akan kita terima. hidup kita adalah pantulan dari apa yang kita perjuangkan. ketika kita berharap mendapat banyak cinta dalam kehidupan, maka lakukanlah segala sesuatu dengan cinta." jelas ayah padanya.
---kehidupan mengembalikan apa saja yang kita berikan padanya---
(kehidupan bukanlah sesuatu yang kebetulan. dia adalah pantulan dari diri kita)
dicuplik dari "the power of motivation for soul"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar