Laman

Senin, 21 November 2011

untuk ayah


Dengan penuh kesabaran beliau menjalani hidupnya yang menurutku sangat berat untuk dijalani. tapi dengan senyuman beliau menghadapinya. beliau jalani hari"nya tanpa kata mengeluh, meski ku tahu itu sangat berat. suatu saat ketika aku masih kanak", beliaulah yang selalu cerewet ketika aku enggan belajar, cerewet ketika aku tak mau bobo siang, cerewet ketika aku tak mau makan, dan marah ketika ku hiraukan kesehatan. Beliaulah satu”nya orang yang takkan pernah rela melihatku sakit, beliau relakan apapun yang ia mampu lakukan untuk melihatku tersenyum bahagia, meski ia sendiri merasakan sebaliknya.
Ayah, kutulis sajak ini untukmu yang tak pernah mengurangi rasa sayang padaku, yang tak pernah menghiraukan dirimu sendiri untukku. Kutulis sajak ini dengan linangan air mata karna kuingat semua pengorbananmu. Ayah, kuingin kau bahagia disisa usiamu, takkan rela kulihat kau bersedih.
Ya Rabb yang Maha Kasih, Lindungilah beliau dengan kasihMu. Aku mencintainya..





kupersembahkan untuk ayah tercinta ^^
(hanniQue)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar